Cara Membuat NPWP Online

npwp online

Cara Membuat NPWP Online – Nomor Pokok Wajib Pajak, atau NPWP merupakan nomor yang dimiliki oleh setiap wajib pajak di Indonesia. Ibarat KTP bagi seorang warga negara, atau SIM bagi pengguna kendaraan bermotor, kartu NPWP adalah tanda pengenal seorang wajib pajak.

Dengan menggunakan kartu NPWP, seorang warga Negara yang baik bisa memenuhi kewajibannya dalam memenuhi pembayaran pajak. Tidak hanya itu, NPWP juga banyak berfungsi dalam kehidupan seperti sebagai syarat administrasi bank, pengajuan Surat Izin Usaha Perdagangan, maupun sebagai syarat pembuatan paspor.

Jika Anda masih belum memiliki NPWP dan ingin memulai proses untuk membuatnya, pilihan untuk mendaftar secara manual ataupun membuat NPWP online telah tersedia.

Semenjak Direktorat Jenderal Pajak meluncurkan program e-Registration pada tahun 2018, pendaftaran NPWP tidak lagi harus dilaksanakan secara manual. Pendaftaran NPWP online dimaksudkan untuk mempermudah proses bagi seorang wajib pajak.

Dengan mendaftar secara online dan memanfaatkan kecanggihan dan kenyamanan teknologi, Anda tidak perlu susah-susah datang ke kantor pelayanan pajak maupun mengantri dengan panjang.

Anda juga bisa memanfaatkan layanan ini jika Anda berada jauh dari alamat domisili yang tercantum dalam KTP Anda. Misalnya, jika Anda tinggal atau bekerja di luar kota, mengingat pengurusan manual NPWP mewajibkan Anda untuk memprosesnya sesuai dengan domisili KTP Anda.

Selain untuk mendaftarkan pemenuhan kewajiban pajak pribadi, NPWP online juga bisa digunakan untuk mendaftarkan sebuah badan usaha.

Syarat Mendaftar NPWP Online

Mempersiapkan syarat pembuatan NPWP online, berupa dokumen-dokumen yang diperlukan sangat penting untuk kelancaran proses. Dokumen yang diperlukan, bisa berbeda-beda, tergantung pada kategori wajib pajak Anda. Berikut adalah syarat lengkap dokumen yang perlu Anda siapkan sebelum mendaftar NPWP melalui internet.

1. Wajib Pajak Pribadi Wanita yang terpisah dari pajak suami

  • KTP bagi WNI, atau KITAS/KITAP dan Paspor bagi WNA
  • Fotokopi KK
  • Fotokopi kartu NPWP milik suami untuk WNI, atau untuk WNA berupa fotokopi dokumen perpajakan luar negeri
  • Fotokopi berkas-berkas seperti surat pernyataan pemisahan hak dan kewajiban pajak dari suami

2. Wajib Pajak Pribadi yang sedang menjalankan usaha

  • KTP bagi WNI, atau bagi WNA berupa Paspor dan KITAS/KITAP
  • Dokumen atau berkas izin kegiatan usaha dari instansi yang berwenang, minimal dari kelurahan atau Desa.

3. Wajib Pajak Pribadi yang memiliki pekerjaan bebas atau tidak sedang menjalankan usaha

  • Kartu Identitas berupa KTP bagi WNI, atau
  • Kartu Identitas berupa Paspor dan KITAS/KITAP bagi WNA

Itulah syarat-syarat yang dibutuhkan ketika Anda mendaftar NPWP online. Syarat diatas harus dipenuhi dan disesuaikan dengan NPWP yang Anda butuhkan.

Cara Mendaftar NPWP Online

Setelah dokumen sebagai syarat telah terkumpul dan siap untuk diunggah, saatnya memulai proses pendaftaran NPWP online. Berikut adalah langkah-langkah detail yang harus Anda lakukan untuk mendaftar NPWP secara online melalui internet.

1. Masuk ke alamat web Dirjen pajak di www.pajak.go.id atau bisa juga ke https://ereg.pajak.go.id/login. Klik Enter, dan Anda akan langsung masuk ke halaman pendaftaran online.

2. Klik menu sistem e-Registration.

3. Klik menu daftar untuk akun baru.

4. Isi data pada halaman yang terbuka dengan data sesuai yang ada di identitas resmi Anda, seperti nama, alamat e-mail, kata sandi, dan lain sebagainya.

5. Setelah mengisi data dengan lengkap, klik menu Save

6. Aktivasi akun tersebut melalui e-mail yang telah Anda daftarkan dengan cara membuka e-mail NPWP online yang dikirimkan oleh Dirjen Pajak pada kotak masuk dan ikuti petunjuk dalam e-mail tersebut.

7. Setelah melakukan aktivasi, Anda perlu masuk atau log-in ke dalam system e-Registration. Masukkan e-mail dan password Anda.

8. Setelah itu, Anda akan masuk di halaman Registrasi Data dan mulai proses pembuatan NPWP.

9. Isi semua data pada formulir halaman registrasi dengan benar. Anda akan memperoleh surat keterangan terdaftar sementara setelah data diajukan.

10. Kirim Formulir Registrasi Wajib Pajak dengan data yang terisi lengkap dengan cara memilih menu Daftar.

11. Cetak dokumen Surat Keterangan Terdaftar Sementara dan Formulir Registrasi Wajib Pajak.

12. Bubuhkan tanda tangan pada dokumen yang telah tercetak.

13. Siapkan berkas kelengkapan berupa seluruh syarat dokumen pendaftaran NPWP serta dokumen yang telah Anda cetak sebelumnya (Surat Keterangan Terdaftar Sementara dan Formulir Registrasi Wajib Pajak).

14. Kirimkan secara langsung seluruh berkas-berkas tersebut ke kantor Pelayanan Pajak Anda mendaftar atau bisa juga kirim melalui pos selambat-lambatnya dua minggu setelah proses pendaftaran. Selain itu, Anda juga harus mengirimkannya secara online dengan cara memindai berkas kelengkapan dan mengirimkannya lewat aplikasi e-Registration.

15. Proses selesai. Kartu NPWP Anda akan dikirimkan menuju alamat Anda melalui pos jika pendaftaran NPWP online Anda diterima. Untuk mengecek status pendaftaran, Anda bisa cek di story pendaftaran pada website e-Registration.

Manfaat Lain dari Layanan NPWP Online

Selain digunakan untuk mendaftar NPWP online melalui e-Registration, layanan berbasis internet tersebut juga memiliki beberapa fungsi lain. Satu hal yang tidak dapat dilakukan, adalah mengecek digit NPWP secara online dikarenakan alasan confidentiality atau kerahasiaan. Beberapa manfaat lain yang bisa Anda dapatkan dari aplikasi tersebut yaitu:

1. Mengecek keaslian NPWP

Pengecekan keaslian atau kepalsuan NPWP, atau mengecek kebenaran dan kesesuaian nama pada NPWP bisa dilakukan melalui NPWP online. Untuk mengecek keaslian dan nama pemilik nomor NPWP, ketik alamat https://sse3.pajak.go.id/registrasi dan pilih menu e-Billing Pajak.

2. Mengecek validasi NPWP

Anda tidak perlu datang langsung ke kantor Pelayanan pajak untuk mengecek validasi NPWP, karena sekarang Anda bisa melakukannya secara online. Caranya, buka halaman Validasi NPWP Online pada website Dirjen Pajak Online atau download aplikasi NPWP online pada gadget yang Anda miliki.

3. Mengecek keaktifan NPWP

Untuk mengecek status keaktifan kartu NPWP yang Anda miliki, Anda bisa melakukannya melalui layanan Dirjen Pajak online jika Anda sudah terdaftar sebagai wajib pajak. Jika memang kartu NPWP Anda berada dalam status Non Efektif saat Anda melakukan pelaporan pajak, maka NPWP tersebut tidak bisa lagi digunakan.

Platform NPWP online yang telah diluncurkan oleh Direktorat Jenderal Pajak telah memudahkan dan memberi keuntungan bagi banyak wajib pajak di Indonesia. Tentunya, untuk melakukan dan memproses kegiatan ini, seorang wajib pajak harus tetap mematuhi semua peraturan dan melakukan semua prosedur yang sudah ditetapkan. Hal ini penting guna kelancaran dalam proses pembuatan nomor pajak seseorang.

Jika Anda melakukan kesalahan seperti tidak memenuhi persyaratan wajib pajak, tidak melakukan pengisian data dengan lengkap, atau kurang melampirkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan, maka proses pembuatan NPWP Online akan bermasalah dan kurang lancar.

Jika Anda menghindari semua kesalahan yang telah disebutkan tersebut, Anda dapat menuntaskan kewajiban perpajakan Anda dengan aman, nyaman dan bebas biaya. Itulah ulasan cara mendaftar NPWP online yang sudah Thegasruk.com jabarkan. Semoga Bermanfaat.

You May Also Like

About the Author: TheGasruk

Admin TheGasruk sebenarnya suka bermain game, namun di web kali ini akan berbagi semua pengalaman, informasi, dan hal lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *